Komandan Operasi KKB Yahukimo Tewas Saat Berupaya Kabur ke Hutan, Aparat Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum di Papua

   


Yahukimo, Papua Pegunungan — Upaya pelarian seorang komandan operasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) berakhir di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Aparat gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo melakukan tindakan tegas terukur setelah yang bersangkutan berusaha melarikan diri dan tidak mengindahkan peringatan saat hendak diamankan.

Pelaku yang diidentifikasi sebagai AP alias Y alias AS diketahui merupakan Komandan Operasi Batalyon Muara Kali Heluk, Seng, Sulo, Baliem, Indol (HSSBI) Kodap XVI Yahukimo. Ia telah menjadi buronan aparat selama kurang lebih dua bulan karena diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan bersenjata yang terjadi di wilayah Yahukimo.

Keberhasilan operasi ini dinilai sebagai bagian dari upaya berkelanjutan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat dari ancaman kekerasan bersenjata di Papua.


Buron Dua Bulan Berakhir di Dekai

Menurut keterangan aparat, AP merupakan salah satu tokoh yang diduga memiliki peran penting dalam jaringan KKB yang beroperasi di Yahukimo. Ia masuk dalam daftar pencarian karena diduga terlibat dalam sejumlah tindak pidana kekerasan bersenjata yang mengganggu keamanan masyarakat.

Setelah melakukan pemantauan dan pengumpulan informasi selama beberapa waktu, aparat akhirnya berhasil melacak keberadaan pelaku di kawasan Jalan Poros Logpon KM 7, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Operasi penangkapan kemudian dilakukan pada Rabu, 17 Juni 2026.


Kronologi Penangkapan dan Pelarian ke Hutan

Saat hendak diamankan, pelaku dilaporkan berusaha melarikan diri menuju kawasan hutan di sekitar lokasi. Aparat telah memberikan peringatan dan melakukan prosedur sesuai ketentuan yang berlaku agar pelaku menghentikan upaya pelariannya.

Namun, pelaku tidak mengindahkan peringatan tersebut dan terus berusaha melarikan diri. Aparat kemudian mengambil tindakan tegas terukur sesuai prosedur operasional standar (SOP). Pelaku akhirnya berhasil dilumpuhkan, tetapi tidak dapat diselamatkan.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz menyatakan bahwa petugas telah memberikan dua kali tembakan peringatan sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.


Bagian dari Upaya Menjaga Keamanan Papua

Kepala Operasi Damai Cartenz menegaskan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari komitmen aparat dalam menegakkan hukum terhadap setiap pelaku tindak pidana kekeasan yang mengancam keselamatan masyarakat dan mengganggu stabilitas keamanan di Papua.

Aparat juga memastikan bahwa seluruh tindakan dilakukan berdasarkan prosedur hukum yang berlaku dan mengedepankan prinsip profesionalisme dalam setiap operasi penegakan hukum.

Menurut aparat keamanan, keberhasilan mengungkap dan menindak pelaku kekerasan bersenjata merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk pendidikan, pelayanan kesehatan, dan kegiatan ekonomi.


Pemerintah Terus Dorong Stabilitas dan Pembangunan Papua

Pemerintah Indonesia terus mengedepankan pendekatan yang menggabungkan penegakan hukum, perlindungan masyarakat, dan percepatan pembangunan di Papua. Selain menjaga keamanan, pemerintah juga berupaya meningkatkan akses pendidikan, layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Berbagai pihak menilai bahwa keamanan yang kondusif merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua. Dengan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat, stabilitas keamanan di Papua diharapkan dapat terus terjaga secara berkelanjutan.

Komentar